Tag Archive | "Masalah rumah Tangga"

Child-abuse

Tags: , , , , , , ,

Curiga Berlebihan, Apakah Psikopat?

Posted on 26 January 2012 by dokterai

Nama mai** rus****
Email mai**rus****@yahoo.co.id
Judul atau Pertanyaan: Apakah Dia Psikopat?
Isi:selamat siang dok.. saya mau berkonsultasi karena saya tidak tahu harus berkonsultasi dengan siapa lagi.

saya memiliki sepupu jauh, namun karena rumah kami dekat (bertetangga) kami jadi dekat. dia adalah ibu dari 3 orang anak perempuan. yang sulung kelas 3 SMA, dan adiknya kelas 2 SMP dan kelas 5 SD. suaminya bekerja di luar kota, sekitar 6 jam perjalanan dari kota kami tinggal.

dia itu seperti apa ya, mungkin kalau boleh saya bilang, dia seperti psikopat. jadi gini bu, dia itu memiliki rasa kecurigaan yang amat sangat terhadap suaminya. dia selalu curiga suaminya dekat dan memiliki WIL di tempat kerjanya. sebagai informasi, suaminya bekerja di luar kota ini baru sekitar 3 tahun ini, sebelumnya kerja di dekat rumah.
di jam kerja suaminya dia sering sekali menelpon, sehingga suaminya sering merasa terganggu. apabila pada saat menelpon ada suara perempuan, dia langsung menuduh yang tidak-tidak dan dengan sangat kasar. padahal suara perempuan itu bukanlah siapa-siapa. ya namanya di kantor kan pasti ada karyawan perempuan lain atau OB perempuan, atau customer perempuan. tapi menurut dia itu pasti suara simpanan istrinya. atau kalau misal suaminya nggak angkat telpon atau terlalu sibuk, dia pasti akan marah. nah, apabila sudah terjadi seperti itu yang jadi sasaran kemarahan adalah anak-anaknya.
tidak hanya dihajar bu, tapi anaknya sering diancam menggunakan pisau. atau kalau nggak gitu dia menyayat nadinya, difoto, lalu dikirim ke suaminya. pernah juga dia nekat mau minum obat serangga. anak-anaknya juga sering sekali diancam akan diracun apabila suaminya sampai lalai menelponnya.
selama ini, jika kejadian seperti itu. suaminya akan menangis-nangis nelpon saya dan saya yang disuruh menenangkan istrinya dan menyelamatkan anak-anaknya sementara.

kejadian seperti itu sudah sering sekali bu. bahkan di kompleks rumah, pak RT sampai turun tangan. itu kan memalukan sekali ya kan bu?
padahal ya bu, disaat dia lagi normal, semua biasa-biasa saja. dia ya layaknya ibu rumah tangga biasa yang senang ngobrol.

saya dan keluarga besar sudah menyuruh suaminya untuk berhenti bekerja, tapi mereka tidak mau. alasannya, mau kerja apa lagi. lalu saran yang lain adalah mengajak istrinya pindah kesana, sementara anak-anaknya saya yang urus saja dirumah. mereka juga tidak mau.

saya kasihan sekali sama anak-anaknya bu. sungguh. mereka kini seakan sudah biasa melihat ibunya \”kumat\” apabila ibunya teriak-teriak kesetanan, ambil pisau, ambil racun serangga. kehidupan mereka sudah tidak sehat lagi.

apa yang harus saya lakukan bu? saya ingin membawa ke rumah sakit jiwa. tapi bagaimana caranya?

terimakasih banyak bu.. mohon jawabannya.

Jawaban www.dokterai.com:

Terima Kasih Sharingnya Bu Mai**. Rasanya tepat sekali bila problem ini dikonsulkan ke psikiater. Sebenarnya banya keterangan yang belum terungkap disini namun www.dokterai.com akan berusaha menjawab dengan optimal. Karena pertanyaan Ibu berawal dari ungkapan psikopat maka ada baiknya saya membagi informasi tentang psikopat. Psikopat pertama kali diperkenalkan oleh Hervey Cleckley di pertengahan abad 20 dalam bukunya mask of insanity yaitu gangguan kepribadian yang tumbuh sejak kanak dan relatif menetap mulai melampaui masa remaja. Ditandai dengan emosi yang dangkal, kurang mampu berempati (tidak berperasaan), dingin, egois, sombong dan kadang disertai sifat agresif dan ceroboh. Biasanya sulit dikenali karena tampak sehat bagi orang awam (mask of sanity: topeng kewarasan). Bila dilihat dari gejalanya nampak bila sepupu ibu tidak menunjukkan hal tersebut. Mungkin yang ada pada sepupu ibu adalah kecurigaan yang berlebihan (paranoid) serta impulsivitas, emosi yang cepat berubah, keinginan menyakiti diri sendiri serta mengarahkan kemarahan pada objek yang salah (anak-anaknya). Hal-hal seperti ini sangat berbahaya dan bisa saja mengarah pada beberapa jenis gangguan (walaupun belum tentu) misalnya gangguan kepribadian borderline, gangguan waham paranoid dan sebagainya. Namun berita baiknya adalah keadaan tersebut dapat diterapi. Terapinya berupa obat-obatan dan konsultasi psikoterapi untuknya dan pasangan.

Yang penting yang bisa anda lakukan adalah selamatkan masa depan anak-anak. Sebenarnya keterlibatan tokoh masyarakat (RT) serta anda sebagai tetangga bukanlah hal yang memalukan namun hal yang mulia dan sebenarnya kewajiban kita semua. Konsep menolong masa depan anak adalah “Anakmu adalah Anakku Juga”. Konsep yang salah bila kita berpikir itu anak kita jadi terserah kita memperlakukannya sebagai orang tuanya. Gangguan yang ditunjukkan oleh sepupu anda penyebabnya banyak faktordimana salah satunya ialah mengalami peristiwa traumatik saat masa kecil. Jadi bila ketiga anaknya kini mengalami peristiwa traumatik juga maka besar kemungkinan (bila tidak mendapat pertolongan) maka akan menjadi seperti ibunya. Jadilah ini lingkaran yang tiada terputus. Saatnya anda ikut memutus rantai setan ini. Bicaralah pada suaminya, saran saya jangan buru-buru membawa ke rumah sakit jiwa mengingat imagenya untuk orang gila atau gangguan jiwa berat. Bawalah ke psikiater atau ke rumah sakit umum yang ada psikiaternya. Cara membujuknya ialah tidak dengan menyalahkannya. Katakan bahwa Ia akan dibantu, kasihan khan kalau suaminya terus selingkuh (ingat ia selalu curiga demikian). Utarakan empati anda akan yang ia hadapi, kemudian suport dia bahwa hal itu bisa berubah. Vonis gangguan jiwa ataupun psikopat justru menjauhkannya pada keinginan untuk terapi. Katakan Ke Psikiater bisa melakukan konsultasi pasangan atau konsultasi rumah tangga. Bila ia berlaku terus seperti itu maka keadaan tidak akan berubah. Ada baiknya berkonsultasi ke psikiater baik ia dan suaminya akan diterapi. Katakan demikian dan pesankan ada baiknya suami mengalah terlebih dahulu demi istrinya mau diterapi. Bila cara persuasif seperti ini tidak berhasil dalam 2 hingga 3 kali pendekatan. Ada baiknya anda katakan pada mereka bahwa ini melanggar hukum termasuk dalam kekerasan pada anak dan bisa dilaporkan pada polisi. Tentunya kita harapkan cara pertama akan berhasil.

Mungkin demikian yang bisa kami ungkapkan dan sarankan bila ada pertanyaan lebih lanjut bisa diutarakan kembali atau bila ada sahabat pembaca yang bisa menambahkan, akan sangat menggembirakan. Pada Tulisan berikutnya www.dokterai.com akan menyajikan topik bagaimana menjadi curiga pada kadar dan keadaan yang tepat terhadap pasangan. Terima Kasih………

 

Comments (0)

Iklan

eXTReMe Tracker