Tag Archive | "Cara Mengatasi Emosi"

bahaya facebook

Tags: , ,

Nyesel Cuap-Cuap Di Facebook Saat Emosi, Ngapain Dong?

Posted on 25 January 2012 by dokterai

Menjadi remaja di saat ini merupakan hal yang sulit bila dibandingkan dengan remaja di masa lalu. Permasalahan yang membuat emosi makin banyak sedangkan teknologi informasi kerap jadi penyaluran yang salah. Saat emosi seringkali kamu malah cuap-cuap di facebook hingga imagepun berubah dari si “charming” jadi “si alay”. Apa yang pernah terucap justru kemudian jadi malu-maluin di facebook. Percayalah menyalurkan emosi lewat facebook tidak akan memperbaiki keadaan. Lalu gimana dong? ada baiknya anda menyimak tips untuk mengatasi emosi ala www.dokterai.com

PETUNJUK  UNTUK  MENGATASI  EMOSI

1)   Kenali emosimu.

Apakah kamu merasa marah, sakit hati, khawatir, bersalah, dipermalukan, cemburu, atau emosi lain ? nampaknya mudah namun coba ingat-ingat kapan terakhir kamu emosi. Sebenarnya bagaimana sih perasaan kamu saat itu? sebagian dari kamu pasti sulit menjawab. Karena kebanyakan orang sering tidak paham perasaannya sendiri. Dan itu tidak sehat……

2)   Analisalah mengapa situasi tersebut mengganggumu.

Apakah terjadi suatu perubahan yang tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan atau rencanakan?

-      Apakah seseorang yang kamu percayai mengkhianatimu?

-      Apakah kamu memikirkan tentang bagaimana orang lain akan bereaksi terhadap apa yang terjadi ?

-      Apakah ada hal lain yang membuat kamu kecewa sebelumnya sebagai alasan kekecewan kamu saat ini ?

3)    Analisalah dampak dari  situasi yang sedang atau dapat dialami dalam kehidupan kamu.

-      Apa arti situasi tersebut bagi kamu? Apa  pengaruhnya pada kehidupan kamu?

-      Apakah pengaruhnya serius dan berlangsung lama atau hanya  mengecewakan kamu untuk sementara waktu?

4)   Tentukan apa yang dapat dan tidak dapat diubah.

Kamu selalu dapat mengubah reaksimu sekalipun situasi itu di luar kendalimu. Bila ternyata dari pemikiranmu marah tidak akan mengubah keadaan jadi kenapa marah? Bila cemas tidak mengubah situasi kesulitan yang kamu alami, lalu kenapa musti cemas?

5)    Pilihlah cara yang positif untuk bereaksi.

Misalnya, jika kamu gagal dalam ujian, reaksi positifnya adalah belajar lebih keras pada ujian berikutnya.

Jika kamu tidak dapat memasukkan bola pada permainan basket, reaksi positifnya adalah berlatih lebih giat.

Jika kamu gagal melamar pekerjaan, reaksi positifnya adalah melamar untuk pekerjaan yang lain.

Ingatlah kata-kata Eistein si jenius: Orang Gila adalah orang yang mengharapkan hasil berbeda padahal tetap melakukan usaha yang sama. Tentu kamu bukan orang gila khan?

6)   Pikirkanlah suatu hal yang positif dari situasi tertentu dan apa yang dapat dipelajari dari situasi tersebut.

Hal-hal positif yang dapat kamu pelajari adalah cara untuk mencegah supaya situasi seperti itu tidak terjadi lagi atau mengenali bahwa kamu telah meningkatkan kemampuanmu untuk mengatasi rasa kecewa dan frustasi.

7) Ada kalanya tahap-tahap ini tidak dapat berlangsung mulus, jadi ada baiknya kamu belajar mengalihkan emosi hingga akhirnya kamu tenang dan mulai mampu mengenali emosimu.

Kerjakan sesuatu yang konstruktif untuk menenangkan diri. Contoh:

  • Hitunglah 1 sampai 10.
  • Tarik nafas dalam.
  • Mintalah waktu untuk menenangkan diri.
  • Tinggalkanlah situasi itu.
  • Bicarakanlah tentang perasaanmu dengan orang lain yang tidak terlibat.
  • Dengarkanlah musik.
  • Berolahraga atau lakukan kegiatan fisik lainnya.
  • Tulislah sebuah surat untuk seseorang dan kemudian sobek.
  • Jelaskanlah betapa marahnya kamu.
  • Bantulah orang lain.
  • Lihatlah film yang lucu.
  • Habiskanlah waktu dengan hobimu.
  • Kerjakanlah sesuatu yang kreatif.
  • Luangkanlah waktu beberapa saat dengan binatang peliharaanmu

Kesimpulan:

Sebelum emosi menghancurkan dirimu, ada baiknya kamu mulai mengenali emosimu, apa yang menyebabkan emosi dan bagaimana sebaiknya anda meresponnya. Bila anda mampu melakukannya maka anda bisa saja sudah dewasa melampaui orang dewasa bahkan orang tua anda. Ingat Dewasa bukan karena umur namun karena pilihan. So What’s Your Choice?

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments (1)

Iklan

eXTReMe Tracker